Prinsip Utama Di Balik Asuransi Keuangan menurut Teguh Boentoro

  • 2 min read
  • Jun 17, 2020
Asuransi Keuangan Teguh Boentoro

Teguh Boentoro memaparkan beberapa Prinsip Utama Di Balik Asuransi Keuangan yaitu sebagai berikut:

1. Risiko

Risiko adalah ketidakpastian kerugian. Jika seseorang tidak dapat 100% menjamin bahwa sesuatu tidak dapat hilang, maka akan selalu ada risiko kerugian. Ada banyak jenis risiko dan dipecah menjadi dua kategori:

2. Risiko Objektif

Kualitas risiko objektif memiliki:

3. Variasi relatif dari kerugian aktual dan kerugian yang diperkirakan

• Menurun karena sejumlah eksposur meningkat
• Risiko Subyektif
• Kualitas risiko subjektif memiliki:

4. Ketidakpastian berdasarkan kondisi mental atau keadaan pikiran

• Sulit diukur
• Peluang Kerugian
• Bahaya dan Bahaya
• Risiko didefinisikan sebagai penyebab kerugian

Bahaya didefinisikan sebagai suatu kondisi yang meningkatkan kemungkinan kerugian atau meningkatkan keparahan kerugian jika bahaya terjadi. Ada tiga jenis Bahaya Bahaya:

1. Fisik – Kondisi fisik yang sebenarnya berbahaya (mis. Es hitam di jalan)
2. Moral – Kecenderungan tidak jujur untuk orang yang terpapar kerugian
3. Moral – Ketidakpedulian orang yang terpapar kehilangan (mis. Mengemudi sembrono)

Manajemen risiko

1. Lima Metode untuk Menangani Risiko
2. Penghindaran – Menghindari risiko sama sekali
3. Loss Control – Memiliki buffer untuk mengurangi tingkat keparahan kerugian
4. Retensi – Terima risiko dan kelola risiko secara aktif
5. Metode Asuransi – Berbagi risiko dengan perusahaan asuransi
6. Metode Non-asuransi – Lindung nilai, memasukkan, atau mengontrak risiko

Lima Prinsip Dasar Asuransi

Apakah pengajuan asuransi Anda ditolak? Yah itu tidak semua asuransi pengarsipan dasar yang disetujui oleh perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi menerapkan prinsip-prinsip asuransi. 5 prinsip asuransi berikut dalam asuransi:

  • Bunga yang dapat diasuransikan – bunga yang diasuransikan
  • Utmost Good Faith – Goodwill
  • Hukum Angka Besar – hukum angka besar
  • Ganti Rugi – Prinsip Ganti Rugi
  • Subrogasi – Prinsip Pengalihan Hak

Prinsip asuransi adalah salah satu bentuk handlersrisk (manajemen risiko). Produk asuransi konvensional umumnya harus memindahkan atau mengalihkan risiko pada perusahaan asuransi. Contoh sederhana: asuransi kesehatan yang bertujuan memindahkan risiko keuangan klien ke perusahaan asuransi ketika klien diterima atau tidak dapat beroperasi karena sakit atau kecelakaan.

Tentu saja ini membutuhkan biaya yang besar amaat, nah ini langkah risiko dalam keuangan perusahaan asuransi yang akan membiaya pelanggan selama diizinkan di rumah sakit. Baik dengan asuransi jiwa, jika itu terjadi satu hal dengan calon peminjam (meninggal), maka perusahaan asuransi akan memberi Anda jumlah uang yang biasa disebut uang pertanggungan yang dapat digunakan untuk biaya hidup keluarga yang ditinggalkan atau untuk biaya pendidikan anak-anak sameperiod telah mandiri.